Info

SELAMAT DATANG DITOKO ONLINE SHOP "http://warungkepo.com" SAYA SANGAT SENANG BISA MELAYANI ANDA UNTUK MENDAPATKAN BARANG YANG ANDA BUTUHKAN.

Sudah lama saya merindukan untuk memberikan sebuah kemudahan di dalam berbelanja bagi setiap costumer dan members yang super sibuk untuk melakukan aktifitas belanja di luar rumah,mall,toko-toko lainnya. Sebab itu toko online ini hadir untuk membuat anda selangkah lagi lebih dekat dan mudah untuk berbelanja, hanya duduk dirumah dan melihat produk melalui Online Shop http://warungkepo.com

 

(MOTO) = 1. KEJUJURAN adalah karakter Online Shop dan Kepribadian saya di dalam berbisnis serta menjalin kerjasama dengan anda. 2. KETERBUKAAN adalah cara saya dalam berkomunikasi dan menjelaskan tentang transaksi yang sedang berlangsung diantara saya dan anda. 3. KESETIAAN adalah cara saya menjaga hubungan terus menerus dan memberikan pelayanan terbaik secara continue kepada anda. (VISI) = 1. Menjadi Online Shop Terpercaya, Terbaik dan Teraman (MISI) = 1. Memberikan Produk Terbaik, Melayani Dengan Sepenuh Hati, dan Menjadi Mitra Kerja. Untuk info dan pemesanan hubungi 08978354002

Pembayaran

Metode pembayaran adalah merupakan unsur utama dalam proses pembelian barang, salah satunya dengan Transfer. Untuk itu kami memiliki 2 opsi bank untuk proses pembayaran, yaitu :


7010188258
an.
Septiadi Rahmawan

1012532616
an.
Septiadi Rahmawan
Informasi Admin


+62 897 835 4002
D553A478
admin@warungkepo.com


Aplikasi Farmasi Ketersediaan Obat
aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi

Dalam struktur sistem kesehatan nasional, pengelolaan obat, vaksin dan perbekalan kesehatan menjadi salah satu building block penting dan dipantau melalui salah satu indikator MDGs, lebih tepatnya MDGs section 8E. Tentu saja ini menjadi prioritas pemerintah melalui kementrian kesehatan dan struktur dibawahnya (Maaf, dalam konteks ini kita batasi pada pengelolaan logistik yang melalui jejaring fasilitas pemerintah seperti Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Unit Pelayanan Teknis Pemerintah).

Walaupun logistik obat dan perbekalan kesehatan juga dapat diperankan oleh swasta, industri dan yayasan, dan mungkin perannya jauh lebih besar. Tetapi pemerintah tetap menjadi kunci penting, terutama dalam penyediaan perbekalan kesehatan esensial yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Tidak heran jika isu equity, quality, accessibility perbekalan kesehatan menjadi indikator penting secara global, dimana peran pemerintah masih sangat penting.

Pengelolaan logistik bukan kegiatan baru di Indonesia, hanya saja caranya yang mungkin mengalami evolusi. Kita lihat kasusnya di Indonesia yang terdesentralisasi menjadi 511 kabupaten/kota dan 34 provinsi (data bulan Agustus 2014), dimana masing-masing level tersebut memiliki instalasi farmasi sebagai UPT atau bagian farmasi (dibawah struktur dinas kesehatan) yang bertanggung jawab untuk mengelola obat dan perbekalan kesehatan. Pengelolaan ini mulai dari perencanaan kebutuhan, pembeliaan, penerimaan dan penyimpanan, distribusi ke unit layanan, pemusnahan dan evaluasi penggunaan. Dengan adanya transaksi data dari setiap siklus tersebut, tentunya ada potensi pengelolaan informasi perbekalan kesehatan untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di dalam siklus pengelolaan logistik tersebut.

Informasi apa yang diharapkan? Tentu akan sangat tergantung dari tujuan atau indikator yang ingin dicapai. Dalam satu referensi, terdapat 2 tujuan utama mengelola informasi logistik nasional

  1. Mengetahui status ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan di satu tempat sehingga mampu mengambil keputusan secara tepat.
  2. Relokasi obat dan perbekalan kesehatan pada kondisi khusus seperti bencana atau out breaks.

Lalu bagaimana caranya? Di era digital sekarang ini berbagai inovasi sistem informasi telah dikembangkan untuk mendukung manajemen informasi mulai dari fungsi transaksi, manajemen dan decision support. Termasuk pengelolaan informasi logistik obat dan perbekalan kesehatan. Di Kementrian Kesehatan, melalui Binfar Oblik, telah mengembangkan sistem informasi logistik yang dikenal dengan e-logistik. Sistem ini berevolusi dari waktu ke waktu dengan adanya perubahan teknologi. Sejak tahun 2006 e-logistik dikembangkan untuk mengakomodasi kebutuhan pengelolaan logistik di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi. Lalu tahun 2011 dikembangkan lagi menjadi model yang tersentralisasi. Dan terakhir tahun 2014 dibuat model berbasis web yang terdistribusi, namun mengakomodasi fungsi pelaporan yang tersentralisasi. 

Walaupun teknologi seperti cloud computing telah tersedia, jaringan internet yang sudah semakin luas, pertimbangan tersedianya koneksi internet dan luasnya cakupan instalasi farmasi menjadi salah satu faktor penting dalam penggunaan sistem ini.

Untuk link demo : Belum Tersedia (Segera)


Thumbnails


aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi aplikasi farmasi, e-logistik, e-logistic system, sistem kefarmasian, sistem ketersediaan obat, aplikasi obat, aplikasi puskesmas, aplikasi manajemen obat-obatan, aplikasi logistik obat, aplikasi logistik farmasi